Rapat Koordinasi Pengawasan APIP Program Subsidi Beras Miskin

Untitled-3 Untitled-1

Rapat Koordinasi Pengawasan APIP Program Subsidi Beras Miskin

“Membangun Sinergitas Pengawasan Dalam Program Subsidi Beras Miskin”

Rapat Koordinasi Pengawasan APIP Program Subsidi Beras Miskin ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 1 s.d 3 Oktober 2013 bertempat di Hotel Grand Royal Panghegar Bandung yang dihadiri oleh para Pejabat di lingkungan Inspektorat Provinsi, Inspektorat Kab/Kota, Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial Kab/Kota, Kantor Perwakilan BPKP, Badan Urusan Logistik, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan PT. Pos, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) serta Jajaran di lingkungan Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial.

Program Raskin (Beras Miskin) merupakan program nasional, yang termasuk Program Penanggulangan Kemiskinan Kluster I, program bantuan sosial berbasis keluarga yang sudah berjalan sejak tahun 1998. Melalui program ini Pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan hak atas pangan (konsumsi beras) bagi Rumah Tangga (RT) sasaran Penerima Manfaat (RTSM) sebanyak 15.530.897 rumah tangga yang tersebar diseluruh provinsi dan kab/kota.

Dalam rangka pelaksanaan subsidi Raskin Tahun 2013, pemerintah melalui PMK Nomor : 237/PMK.02/2012 tentang Tata Cara Penyediaan, Perhitungan, Pembayaran dan Pertanggung Jawaban Subsidi Beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah menetapkan Kementerian sosial RI C.q Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan penanggulangan Kemiskinan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) subsidi beras Raskin yang sebelumnya berada di Perum Badan Urusan Logistik (BULOG).

Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial sesuai perannya sebagai quality assurance bertanggung jawab dalam memberikan jaminan atas pencapaian target indikator 6 (enam) tepat yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Mutu, Tepat Harga dan Tepat Administrasi. Kegiatan ini mempunyai makna yang sangat strategis karena melalui kegiatan ini diharapkan adanya sinergitas aparat pengawasan dapat lebih merapatkan diri dalam memberikan pengawalan dan jaminan terhadap pelaksanaan penyaluran beras miskin secara benar dan tepat.

Untitled-2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4 × eight =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>